Info tentang Harddisk Internal dan Tips Memilih Harddisk yang Tepat

Info tentang Harddisk Internal dan Tips Memilih Harddisk yang Tepat

Sebagai pengguna komputer atau laptop, tentu anda selalu ingin mendapatkan laptop anda mampu bekerja dengan baik. Salah satu indikatornya adalah kinerja yang tidak lemot atau lelet. Ini adalah sesuatu yang selalu anda inginkan, apalagi bila anda adalah seorang yang selalu bekerja dengan laptop dan menginginkan performa yang tinggi. Ada banyak faktor yang mempengaruhi kinerja perangkat komputer anda. Ini bisa ditentukan oleh prosesor yang anda gunakan, tapi ada juga peran harddisk internal. Harddisk merupakan bagian penting sama halnya dengan prosesor. Bahkan, ini bisa dibilang sebagai salah satu bagian utama. Karena itu, anda perlu memilih harddisk yang tepat untuk perangkat anda.

Hal yang Perlu Diketahui tentang Harddisk Internal

Info tentang Harddisk Internal dan Tips Memilih Harddisk yang Tepat

Harddisk adalah bagian dalam laptop dan komputer yang akan sangat mudah anda kenali. Ketika anda membongkar komputer atau melepas case yang ada, anda akan bisa cukup mudah menemukan harddisk karena ukurannya yang besar. Dalam hal ini, fungsi utama harddisk adalah sebagai media penyimpanan. Anda perlu tahu bahwa harddisk tidak sekedar menyimpan data, tapi tugasnya lebih rumit dari itu karena perangkat keras ini fungsi utamanya adalah membaca dan menulis data. Yang dimaksud membaca data adalah membaca memori yang tersimpan dalam harddisk tersebut. Misalkan saja anda membuka suatu file yang ingin anda kerjakan, itulah saat ketika harddisk membaca file anda.

Di sisi lain, proses write atau menulis data terjadi ketika anda menyimpan data. Ketika anda menyimpan tugas atau pekerjaan anda dalam suatu file, harddisk internal akan membuat file penyimpanan dan menulis data yang ada dalam format yang ditentukan. Di dalam proses ini, write dan read adalah dua proses yang sama pentingnya. Dalam harddisk internal pada umumnya, anda bisa mendengar suara desingan ketika dua proses tersebut sedang berjalan, khususnya ketika file yang dijalankan berukuran besar karena akan memicu kinerja lebih dari perangkat keras ini.

Terkait harddisk, saat ini setidaknya ada dua jenis harddisk yang umum. Yang pertama adalah harddisk yang lebih biasa disingkat HDD. Ini adalah jenis media penyimpanan internal yang biasa anda temukan dalam komputer. Salah satu karakter utamanya adalah penggunaan piringan yang ada di dalamnya. Piringan inilah yang berputar dan memunculkan suara bising ketika harddisk bekerja. Harddisk ini sangat umum digunakan bahkan hingga saat ini.

Yang kedua adalah SSD atau Solid State Drive. Walau sama-sama termasuk harddisk, media penyimpanan yang satu ini merupakan perkembangan dari HDD biasa. Salah satu perbedaan yang paling mencolok adalah tidak adanya piringan. Fungsi piringan ini akan digantikan dengan kartu memori yang terpasang di papan atau board dari SSD ini. Karena tidak adanya piringan, SSD bisa lebih ringkas, khususnya dalam SSD M.2 yang ukurannya cukup kecil. Selain itu, kecepatan kinerjanya jauh lebih unggul hingga beberapa kali lipat. Ini akan terasa sekali dalam proses membuka aplikasi hingga proses booting ketika menyalakan komputer. Karena inilah, SSD menjadi sangat populer sekarang walau harganya terbilang lebih mahal. 

Tips Memilih Harddisk Internal

Harddisk Internal

Bila anda berniat untuk upgrade harddisk anda, salah satu yang perlu anda pertimbangkan adalah pemilihan antara HDD atau SSD. Sebagaimana yang disebutkan, ada perbedaan utama dalam performa kedua media penyimpanan ini. Namun, terkadang biaya menjadi halangan ketika anda ingin mengganti HDD dalam komputer anda dengan SSD. Dalam kenyataan yang ada saat ini, umumnya komputer pun dibuat dengan sistem hybrid atau campuran. HDD dan SDD sengaja digunakan bersamaan. SSD akan difungsikan sebagai Drive C yang biasanya digunakan untuk menyimpan sistem operasi dan data dari aplikasi. Lalu, HDD akan lebih difungsikan untuk penyimpanan file dan media. Dengan ini, kinerja aplikasi akan tetap meningkat tanpa harus membeli SSD dengan kapasitas besar.

Transfer speed atau kecepatan write dan read dari HDD atau SSD itu pun perlu anda pertimbangkan. Akan sangat sia-sia bila anda membeli harddisk baru tapi ternyata kecepatannya sama saja atau bahkan lebih lambat. Anda bisa langsung mengetahui informasi tentang kecepatan ini dari kemasan produk yang ada sehingga anda tidak perlu khawatir. Tentu saja, anda bisa juga menanyakan hal ini pada store atau toko yang menjualnya.

Lalu, kapasitas juga perlu anda perhatikan karena ini akan berpengaruh pada harga. Kapasitas harddisk sekarang ini sangat bervariasi, dan anda bahkan bisa mendapatkan media penyimpanan dengan kapasitas mencapai beberapa terabite (TB). Untuk SSD, sebenarnya kapasitas 128GB atau 256GB akan cukup bila anda ingin memanfaatkan sistem hybrid atau memang tidak ingin menyimpan terlalu banyak file. Untuk membuat anda lebih tenang, sangat disarankan untuk membeli dari brand yang sudah terkenal. Ini akan memastikan daya tahan dan performa dari harddisk internal yang akan anda beli.